Sabtu, 24 Maret 2018

Cek NRG dan SKTP Tahun 2018 bagi Peserta Sertifikasi tahun 2017

Cek NRG dan SKTP 2018-2019 ~ Cek NRG dan SKTP Tahun 2018 bagi Peserta Sertifikasi tahun 2017 | Sebelumnya ada informasi mengenai Tips lulus pretes PPG, maka kali ini diperuntukkan bagi guru yang telah memiliki sertifikat pendidik yakni mengenai cara cek NRG dan juga SKTP terbaru tahun 2018-2019, mari disimak.

Selamat! NRG anda telah terbit dengan nomor 1202xxxxxxxx. Ya, berita seperti inilah yang kini ditunggu-tunggu Bapak dan Ibu Guru yang telah menempuh PLPG tahun 2017. Para peserta sertifikasi jalur PLPG yang sudah terbit nomor sertifikatnya pastinya harap-harap cemas dengan penerbitan NRG. NRG atau Nomor Registrasi Guru diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

NRG atau Nomor Registrasi Guru adalah serangakaian nomor unik yang menunjukkan urutan registrasi atau terdaftarnya guru sebagai guru profesional. Nomor Registrasi Guru (NRG) berfungsi sebagai dasar bagi diberikannya tunjangan profesi guru (TPG). Guru yang sudah lulus sertifikasi dan sudah mendapatkan sertifikat pendidik belum bisa mendapatkan Tunjangan Profesi Guru kalau belum memiliki NRG. 

NRG tahun 2018 terbit pada tahun ini juga bagi guru yang sudah mendapatkan sertifikat pendidik dari LPTK penyelenggara PLPG. Cek NRG Tahun 2018 bagi Peserta Sertifikasi tahun 2017 sangat penting untuk dilakukan. Tertinggalnya informasi mengenai penerbitan NRG akan mengakibatkan terhambatnya penerbitan surat keputusan tunjangan profesi guru (SKTP).



Proses pengecekan NRG dan SKTP tahun 2018 bagi peserta sertifikasi tahun 2017 adalah sebagai berikut.

Guru menerima nomor sertifikat pendidik.
Setelah melaksanakan serangkaian kegiatan PLPG, Bapak dan Ibu guru akan mengikuti ujian PLPG. Jika dinyatakan lulus ujian, bapak dan ibu guru akan menerima sertifikat pendidik. Jangka waktu penerimaan sertifikat pendidik dari kelulusan PLPG relatif lama, tergantung kesiapan dari LPTK penyelenggara. Guru yang sudah memiliki nomor sertifikat pendidik berhak menyandang gelar guru profesional. Pengambilan sertifikat pendidik biasanya dilakukan di LPTK atau universitas penyelenggara PLPG.

Operator sekolah menginput nomor sertifikat pendidik.
Nomor sertifikat pendidik diserahkan kepada operator sekolah. Melalui aplikasi dapodik, operator wajib menginputkan nomor sertifikat pendidik. Kolom Nomor Registrasi Guru (NRG) cukup dikosongkan. Lakukan sinkronisasi dapodik. Penginputan nomor sertifikat pendidik harus dilakukan dengan cermat.

Tunggu hasil sinkronisasi dapodik.
Dapodik yang telah disinkronisasi memerlukan waktu beberapa minggu sampai datanya terindeks oleh server. Menunggu biasanya akan sangat membosankan, karenanya bapak dan ibu guru dapat melakukann ya sambil beraktifitas pembelajaran seperti biasa. Untuk mendapatkan NRG tahun 2018 bagi peserta sertifikasi tahun 2017 memang memerlukan kesabaran.

Mengecek secara berkala  info GTK.
Website info gtk dapat diakses melalui akun sim PKB. Karena terintegrasi dengan akun sim PKB, bapak dan ibu guru harus selalu mengingat username dan password-nya. Perhatikan kolom riwayat kelulusan sertifikasi. Pantau terus apakah sudah muncul nomor registrasi guru (NRG) ataukah belum. Jika sudah muncul, boleh berbahagia. Jika belum muncul jangan mengeluh, bapak dan ibu guru harus sabar.



Menginput NRG ke aplikasi dapodik. 
Kalau NRG sudah muncul pada website info gtk, bapak dan ibu guru wajib meminta tolong kepada operator sekolah untuk menginputkannya ke dalam aplikasi dapodik. Jangan lupa untuk mensinkronisasi dapodik dengan server. Kecermatan sangat diperlukan dalam penginputan NRG dalam aplikasi dapodik.

Menunggu SKTP.
NRG yang sudah diinput di aplikasi menungu waktu agar terindeks server. Kalau server sudah mengindeks NRG yang diketikkan dalam dapodik, operator dinas pendidikan melalui aplikasi simtun dapat mengajukan SKTP bagi bapak dan ibu kepada kementerian pendidikan dan kebudayaan. Jika SKTP sudah keluar, bapak dan ibu guru berhak mendapatkan tunjangan profesi guru.

Dengan dipahaminya cara mengecek NRG dan SKTP diharapak bapak dan ibu mampu untuk mengecek NRG dan SKTP sendir secara mandiri tanpa perlu mengejar-ngejar operator sekolah. Salam guru dikdas.
(*)

Selasa, 20 Maret 2018

7 Jurus Lulus Pretes Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Jabatan 2018

Gurudikdas.id ~ 7 Jurus Lulus Pretes Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Jabatan 2018 ~ Pretes Pendidikan Profesi Guru (PPG) merupakan serangkaian tes awal yang harus dilalui oleh calon peseta PPG dalam jabatan. Pretes berfungsi sebagai tolak ukur kelayakan calon peserta PPG dalam dalam menerima amanah program PPG. Jika guru lulus pretes, maka ia layak untuk mengikuti proram tersebut, demikian juga sebaliknya, jika guru tidak lulus pretes ia dinyatakan tidak layak untuk mengikutinya.

Baca juga :
 
PPG tahun 2018 yang dicanangkan pemerintah melalui Menristekdikti terdiri dari PPG prajabatan 2018 dan PPG dalam Jabatan 2018. PPG Prajabatan diadakan bagi para calon guru. PPG dalam jabatan diadakan bagi para guru.

Lulus PPG dalam jabatan tahun 2018


Bagi para guru sekolah dasar, PPG yang dapat diikuti adalah PPG dalam jabatan. Ujian penentuan calon peserta PPG dalam jabatan disebut pretes. Bagaimana cara lulus pretes Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam jabatan? Admin akan berbagi jurus-jursnya. Tidaklah sulit bagi Bapak dan Ibu Guru untuk lulus jika satu per satu jurus dilakukan dengan baik.

1) Jurus lulus pretes PPG dalam jabatan tahun 2018 yang pertama adalah pahami terlebih dahulu apa hakikat program Pendidikan Profesi Guru atau PPG. PPG merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para guru agar layak mendapatkan sebutan guru profesional. Dasar hukum dari PPG dalam jabatan adalah Undang-Undang nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen. Jangan sampai Bapak dan Ibu guru hanya ikut meramaikan tes PPG dalam jabatan sementara Bapak dan Ibu guru sendiri tidak memahami hakikat programnya.

2) Jurus lulus pretes PPG dalam jabatan tahun 2018 yang kedua adalah pahami persyaratan calon pesertanya. Sebelum mengikuti pretes, pastikan Bapak dan Ibu guru memenuhi persyaratannya. Persyaratan calon pseserta PPG dalam jabatan ada 5, yaitu:
  • berstatus sebagai guru aktif dan telah diangkat sebelum tanggal 31 Desember 2015;
  • terdaftar aktif di dapodik per tanggal 31 Juli 2017;
  • memiliki kualifikasi pendidikan Diploma 4 atau Strata 1 yang dibuktikan dengan ijazah D4/S1;
  • berusia maksima 58 tahun pada tanggal 31 Desember 2018;
  • sudah pernah mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG).

Jika bapak dan ibu guru merasa memenuhi syarat-syarat tersebut, maka boleh lanjut untuk pretes PPG dalam jabatan tahun 2018.

3) Jurus lulus pretes PPG dalam jabatan tahun 2018 yang ketiga adalah memahami terlebih dahulu alur pendaftarannya. Pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi sim PKB. Mengingat pendaftaran dilaksanakan secara online, bapak dan ibu guru harus selalu mengupdate informasinya melalui internet. Bapak dan ibu guru bisa memanfaatkan gadget.

4) Jurus lulus pretes PPG dalam jabatan tahun 2018 yang keempat adalah meperdalam lagi kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional. Kompetensi pedagogik adalah kompetensi yang berkaitan dengan cara mengajarkankan materi kepada siswa. Kompetensi profesional adalah kompetensi yang berkaitan dengan penguasaan materi yang hendak diajarkan. Pretes PPG dalam jabatan berisikan ujian pemahaman mengenai kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional.

5) Jurus lulus pretes PPG dalam jabatan tahun 2018 yang kelima adah mengasah otak agar terbiasa berpikir mencari solusi atas masalah-masalah pembelajaran. Manusia yang sudah mencapai usia dewasa tidak akan efektif lagi menggunakan teknik belajar dari nol. Selama pretes berlangsung, bapak dan ibu guru hanya perlu memanggil kembali (recall) ingatan yang sudah tertanam dalam alam bawah sadar bapak ibu mengenai konsep-konsep pedagogik dan profesional. Konsep-konsep pedagogik dan profesional yang dimaksud didapatkan selama masa sekolah, kuliah, maupun diklat. Proses memanggil kembali ingatan bukanlah hal yang sulit, selama bapak dan ibu guru terus-menerus memaksa otak untuk bekerja dengan latihan-latihan soal.

6) Jurus lulus pretes PPG dalam jabatan tahun 2018 yang keenam adalah memastikan semua administrasi tes terpenuhi. Jangan sampai pada hari pelaksanaan pretes bapak dan ibu guru lupa membawa salah satu persyaratan administrasinya, lupa membawa kartu peserta tes misalnya.



7) Jurus lulus pretes PPG dalam jabatan tahun 2018 yang ketujuh adalah dengan selalu memperbarui informasi baik secara online (di dalam jaringan) maupun offline (di luar jaringan). Turut serta dalam jaringan komunikasi melaui grup-grup media sosial maupun messanger merupakan cara yang sangat efektif untuk mencari informasi seputar pretes.

Ketujuh jurus jitu tersebut sangat membantu bapak dan ibu guru untuk lulus pretes PPG dalam jabatan. Tidak ada satu jurus pun yang susah, bukan? Selama kita mau dan mau untuk belajar, pretes akan mudah untuk dilalui dan ditaklukkan. Salam guru dikdas.
(*)

11 Komponen Penting Silabus Matematika SD Kurikulum 2013 Revisi 2018

Guru Dikdas Web ~ 11 Komponen Penting Silabus Matematika SD Kurikulum 2013 Revisi 2018 | Selamat datang di website Gurudikdas.id, Bapak dan Ibu Guru.

Silabus merupakan administrasi penting bagi guru, lalu bagaimana komponen silabus yang paling baru yakni Kurikulum 2013 revisi 2018, maka Admin akan mengulas hal-hal penting dalam menyusun komponen Silabus Matematika Kurikulum 2013 Revisi 2018. Komponen ini sangat esensial dalam pembelajaran matematika yang hendak dilakukan di kelas.

Sebelumnya sudah dijelaskan juga mengenai Langkah wajib dalam penyusunan RPP Kurikulum 2013 revisi 2018 untuk SD.

Silabus sebenarnya bukan hal yang baru bagi para pendidik, karena setiap pembelajaran yang dilakuknnya sudah pasti melibatkan silabus. Silabus memegang peranan penting dalam proses penyusunan perangkat pembelajaran di Sekolah Dasar. Silabus menghubungkan kurikulum dengan pembelajaran dalam bentuk dokumen lain yang lebih operasional. Isi dalam silabus bersifat lebih terbatas.



Silabus Matematika Kurikulum 2013 Revisi 2018 disusun dengan memperhatikan kelengkapan komponen-komponennya. Komponen silabus Matematika Kurikulum 2013 Revisi 2018 terdiri dari:
  1. Identias muatan pelajaran
  2. Identitas sekolah dan kela
  3. Kompetensi Inti atau KI
  4. Kompetensi Dasar atau KD
  5. Identitas tema khusus untuk Sekolah Dasar
  6. Materi pokok
  7. Kegiatan pembelajara
  8. Penilaian
  9. Alokasi waktu
  10. Sumber belajar
  11. Penguatan Pendidikan Karakter atau PPK

Identitas muatan pelajaran pada silabus Matematika berisikan nama muatan pelajaran, dalam hal ini tentunya diisi dengan Matematika. Identitas sekolah berisikan nama satuan pendidikan, SD Negeri 1 Tebing Tinggi misalnya, dan nama kelas. Identitas muatan pelajaran dan identitas sekolah serta kelas ini merupakan data terpenting dalam silabus Matematika Kurikulum 2013 Revisi 2018, karenanya harus cermat dalam menyusunnya.

Kompetensi Inti atau KI pada silabus Matematika Kurikulum 2013 Revisi 2018 berisikan gambaran secara kategorial mengenai kompetensi dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang harus dipelajari peserta didik untuk suatu jenjang sekolah, kelas dan mata pelajaran. Kompetensi Dasar atau KD berisikan kemampuan spesifik yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang terkait muatan atau mata pelajaran. KI dan KD silabus Matematika Kurikulum 2013 Revisi 2018 sepenuhnya mengacu pada Permendikbud No. 24/2016 Lampiran 15, 16, dan 17.

Identitas tema khusus Sekolah Dasar pada silabus Matematika Kurikulum 2013 Revisi 2018 berisikan nama tema yang hendak dibelajarkan. Nama-nama tema tersebut dapat dilihat di lampiran permendikbud maupun pada buku guru. Materi pokok pada silabus berisikan fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator pencapaian kompetensi. Materi pokok pada silabus matematika dirumuskan dengan kata benda, bukan kata kerja.

Kegiatan pembelajaran pada silabus Matematika Kurikulum 2013 Revisi 2018 berisikan kegiatan yang dilakukan oleh pendidik dan peserta didik untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Penilaian pada silabus Matematika Kurikulum 2013 Revisi 2018 berisikan proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik. Penilaian ini mengikuti Permendikbud No. 23 Tahun2016.

Alokasi waktu pada pada silabus Matematika Kurikulum 2013 Revisi 2018 harus sesuai dengan jumlah jam pelajaran dalam struktur kurikulum untuk satu semester atau satu tahun. Sumber belajar  yang digunakan dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar atau sumber belajar lain yang relevan. 

Penguatan Pendidikan karaker pada silabus Matematika Kurikulum 2013 Revisi 2018 berisikan nilai-nilai karakter yang harus diterapkan pada pembelajaran. Nilai karakter ini merupakan penjabaran-penjabaran dari nilai religius, nasionalis, gotong royong, dan itegritas.

Kesebelas komponen silabus harus lengkap dan runtut dalam penulisannya. Silabus dituangkan dalam matriks format. Format silabus Matematika Kurikulum 2013 Revisi 2018 terdiri dari bagian identitas, bunyi Kompetensi Inti, dan tabel yang kolom-kolomnya terdiri dari Kompetensi Dasar, materi pokok, kegiatan Pembelajaran, penilaian, alokasi waktu, sumber belajar, dan Penguatan Pendidikan Karakter.

Dengan dipahaminya 10 komponen penting dalam Silabus Matematika Kurikulum 2013 Revisi 2018, diharapkan Bapak dan Ibu Guru meningkat kinerjanya dalam kompetensi pedagogik maupun kompetensi profesional.

(*)

6 Langkah Wajib Penyusunan RPP Matematika SD Kurikulum 2013 Revisi 2018

Gurudikdas.id ~ 6 Langkah Wajib Penyusunan RPP Matematika SD Kurikulum 2013 Revisi 2018 | Selamat datang bapak/ibu guru di website Gurudikdas.id, kali ini admin akan membahas mengenai 9 hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan RPP khusus pelajaran Matematika SD serta 6 Langkah Wajib yang harus dilalui Penyusunan RPP Matematika SD Kurikulum 2013 secara berurutan.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran atau RPP merupakan serangkaian rencana yang runtut dari kegiatan pembelajaran yang hendak dilakukan oleh guru di kelas. Definisi RPP sendiri adalah rencana pembelajaran yang dikembangkan secara rinci mengacu pada silabus, buku teks pelajaran, dan buku panduan guru serta referensi lain yang mendukung. Melalui RPP, kegiatan pembelajaran diharapkan berjalan sesuai dengan kompetensi yang hendak dicapai. Guru dapat menuliskan segala tindakan yang diperlukan dalam membelajarkan ke dalam sebuah RPP.
Matematika yang pada kurikulum sebelumnya merupakan sebuah mata pelajaran yang berdiri sendiri, kini berubah menjadi sebuah muatan pelajaran yang memiliki ketergantungan dengan muatan pelajaran lain. Pada Kurikulum 2013, muatan pelajaran matematika semula terintegrasi dengan tema. Namun, seiring dengan pergerakan berkembangnya kurikulum, matematika menjadi muatan pelajaran yang bediri sendiri.

Penyusunan RPP matematika Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar hendaknya memperhatikan prinsip-prinsip RPP. Prinsip ini mendasari desain dari produk RPP itu sendiri. Dalam pembuatan RPP matematika, guru harus memperhatikan hal-hal berikut:
  1. Memuat kompetensi dasar (KD) sikap spiritual, sosial, pengetahuan, dan keterampilan
  2. Memahami bahwa satu RPP dapat digunakan untuk beberapa kali pertemuan
  3.  Perbedaan individu peserta didik harus diperhatikan
  4. Kegiatan pembelajaran harus berpusat pada siswa
  5. Materi harus berbasis konteks
  6. Memiliki orientasi pada hal-hal kekinian
  7. Mengembangkan kemampuan belajar secara mandiri bagi peserta didik
  8. Memuat umpan balik dan tindak lanjut pembelajaran
  9. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.
Penyusunan sebuah RPP matematika Kirikulum 2013 jenjang SD harus memperhatikan kelengkapan komponen komponen berikut:
1.    Identitas
2.    KI, KD, Indikator Pencapaian Kompetensi
3.    Tujuan Pembelajaran
4.    Materi Pembelajaran
5.    Metode Pembelajaran
6.    Media Pembelajaran
7.    Sumber Belajar
8.    Kegiatan pembelajaran
9.    Penilaian

Identitas pada RPP matematika memuat nama sekolah atau madrasah, nama muatan pelajaran (matematika tentunya), kelas/ semeseter, materi pokok, dan alokasi waktu. KI dan KD pada RPP harus sesuai dengan KI dan KD yang tercantum pada kurikulum. Indikator Pencapaian Kompetensi merupakan turunan dari KD yang dituliskan dengan menggunakan Kata Kerja Operasional (KKO). Tujuan pembelajaran merupakan penjabaran yang lebih spesifik dari Indikator Pencapaian Kompetensi.

Materi pembelajaran berisikan bahan ajar yang hendak disampaikan kepada peserta didik. Materi pembelajaran dituliskan sebagai kata benda, bukan kata kerja. Contohnya adalah penjumlahan pecahan, bukan menjumlahkan pecahan. Metode pembelajaran mecakup pendekatan, mode, dan metode belajar yang dipakai. Pendekatan yang digunakan pada Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar adalah pendekatan proses ilmiah (saintifik). Model yang digunakan dapat berupa model penyingkapan masalah (discovery). Metode yang digunakan dapat berupa diskusi, ceramah, tanya jawab, ataupun penugasan.

Sumber belajar merupakan buku yang dipakai dan dijadikan referensi selama proses pembelajaran berlangsung. Media merupakan alat  yang dipakai sebagai penyampai pesan mengenai materi pelajaran yang diajarkan. Media pembelajar matematika SD kurikulum 2013 dapat berupa teks, power point, ataupun video.

Penilaian pada pembelajaran matematika dapat dijadikan sebagai tolak ukur bagi pemahanan siswa terhadap materi yang diajarkan. Dengan diadakannya penilaian, guru akan mengetahui persentase daya serap siswa terhadap materi. Semakin tinggi daya serapnya mengindikasikan semakin bagusnya kinerja guru dalam kegiatan belajar mengajar, demikian juga sebaliknya.

  1. Langkah-langkah menyusun RPP Matematika Kurikulum 2013 SD adalah sebagai berikut:Mengkaji terlebih dahulu silabusnya
  2. Mengkaji buku teks matematika
  3. Mengembangkan kegiatan pembelajaran
  4. Menjabarkan jenis dan teknik penilaian
  5. Menentukan alokasi waktu
  6. Menentukan sumber belajar
Keenam langkah tersebut harus dilakukan secara runtut, tidak boleh terbalik.

Dengan adanya peningkatan kemampuan menyusun RPP Matematika sesuai dengan prinsip, komponen, dan langkah-langkah, guru diharapkan bisa mengembangkan keterampilan dalam menyusun RPP yang menguatkan karakter siswa, menguatkan literasi, serta mengembangkan kompetensi abad 21, dan HOTS. Penyusunan RPP Matematika Kurikulum 2013 di  Sekolah Dasar tidaklah sulit selama memahami rambu-rambu penyusunannya.

(*)